scroll icon

Waspadai Hoax, Kominfo Sediakan Kontak 24 Jam

07-Apr-2021

Berkembangnya teknologi yang semakin pesat di tengah-tengah masyarakat banyak menimbulkan dampak positif maupun dampak negatif kepada penggunanya, seperti yang sudah kami bahas di artikel sebelumnya tentang dampak internet. Penyebaran informasi yang sangat cepat saat ini, banyak dimanfaatkan oleh sebagian oknum untuk menyebarkan informasi yang kebenarannya tidak valid

Berita bohong atau yang biasa lebih dikenal dengan hoax telah dikemas dengan sedemikian rupa sehingga membuat banyak masyarakat yang percaya dengan berita tersebut. Melihat dari banyak kejadian dimana masyarakat percaya dengan berita hoax tersebut membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan layanan pengaduan berita hoax dan akan di cek oleh pihak kementerian mengenai kebenarannya. Sejak 23 Januari 2020 hingga 1 Februari 2021 telah tercatat 1.402 berita hoax yang berkaitan dengan COVID-19, hingga awal bulan februari Kementerian Kominfo telah menangani 97 temuan berita hoax yang membahas tentang vaksin COVID-19.

Anthonius Malau selaku Koordinator Pengendalian Internet Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo mengajak masyarakat agar lebih waspada terhadap berita yang mengandung provokatif dan jangan cepat percaya dengan berita-berita yang tersebar luas, diharapkan masyarakat mampu memeriksa dua hal ketika membaca berita. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah apakah sumber berita tersebut valid atau tidak, dan kedua diharapkan masyarakat dapat mengecek keaslian fakta dan foto yang ada di dalam berita tersebut. Jika terdapat berita yang tidak memiliki sumber yang valid dan foto yang asli, Kementerian Kominfo mengharapkan masyarakat dapat melapor hoax ke kanal yang telah Kominfo siapkan ke WhatsApp 08129224545 yang aktif 24 jam. 

Kementerian Kominfo juga melawan konten hoax mulai dari hulu sampai hilir, pada bagian hulu, Kominfo memperkuat kapasitas masyarakat melalui program literasi digital yang biasa disebut sebagai Siberkreasi dengan tujuan agar masyarakat dapat mengetahui dan memilih konten yang benar. Sedangkan pada sisi hilir Kominfo melakukan pendekatan pada platform media sosial untuk melakukan penurunan (takedown) konten hoax dan melakukan langkah terakhir karena ada yang sampai berujung ke penegakan hukum.

share

let's create something
awesome together
start now